Berita Jual Beli Palsu di Dunia Maya

Seiring maraknya aktifitas jual beli online, saat ini semakin meningkatkan pula kabar berita jual beli palsu yang dilakukan oleh para penipu di dunia maya. Ada beragam modus yang dilakukan oleh para penipu ini yang membuat kerugian bagi korbannya, dari ratusan ribu, jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Sudah tak terhitung lagi berapa banyak pelaku penipuan di dunia maya yang tertangkap oleh polisi, namun ternyata penangkapan-penangkapan tersebut tak membuat para pelaku lain jera, bahkan membuat modusnya semakin canggih dari hari ke hari.

Pihak Subdit Cybercrime Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu meringkuspenipu online yang menggunakan modus membuat akun palsu di beberapa toko online ternama yang ada di Indonesia. Bahkan, keuntungan  tindak pidana yang dilakukan oleh para penipu ini telah mencapai Rp 10,1 miliar.

Tak hanya satu orang yang melakukan penipuan, akan tetapi ada beberapa orang penipu yang tergabung dalam satu kelompok dengan perannya masing-masing.

Para penipu ini menawarkan beragam produk, baik itu berupa aksesoris fashion seperti jam tangan, kemudian ada ponsel, batu akik, jam tangan, sepa, motor, hingga mobil yang ditawarkan melalui situs-situs online. Setelah pembeli yang menjadi korban melakukan transfer, para pelaku akan kabur tanpa pernah mengirim barang yang telah dibeli.

Baca Juga  : Waspada Info Jual Beli Palsu di Internet

Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya adalah satu unit laptop, 32 rekening bank, 14 buah ponsel, satu sepeda motor, satu mobil Honda Freed, dan satu mobil Honda CRV.

Polisi mengungkapkan pengungkapan kasus dan penangkapan para pelaku didasarkan dari banyaknya laporan korban, dalam kurun waktu tahun 2015 hingga 2016, total ada 93 laporan yang mengaku menjadi korban penipuan akun jual beli palsu tersebut.

Berdasarkan kejahatan yang dilakukannya, para tersangka akan dijerat UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman hukuman lebih dari 15 tahun penjara.

Berita jual beli abal-abal memang banyak, dan seharusnya bisa menjadi alarm bagi para pembeli agar lebih berhati-hati. Sebenarnya, adanya korban penipuan ini bisa diminimalisir apabila calon pembeli lebih jeli ketika ingin membeli barang lewat situs-situs atau toko online. Jangan langsung tergiur dengan harga yang murah, apalagi jika pembeli tidak bisa melihat langsung barang yang asli, oleh karena itu saat bertransaksi online, seyogyanya para pembeli harus lebih waspada sebelum membeli barang lewat online.

Saat ini pelaku kejahatan di dunia maya semakin canggih, tak hanya satu orang saja yang bekerja, akan tetapi mereka sudah bekerja secara berkelompok dengan perannya masing-masing untuk bisa meyakinkan para korbannya agar mentransfer sejumlah uang dalam transaksi pembelian barang.

Banyaknya berita jual beli abal-abal yang terungkap, seharusnya menjadi alarm bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika bertransaksi online agar tidak menyesal di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *