Investasi Emas: Pilihan Cerdas?

Pada umumnya, melakukan investasi emas, perak, forex, atau barang berharga lainnya merupakan pilihan yang cerdas. Namun, tentunya investasi ini harus dibarengi dengan pengetahuan yang mendalam tentang proses perdagangannya dan harus mengikuti perkembangan terbaru di pasar. Emas merupakan salah satu aset yang akan selalu ada, terutama bila Anda membeli emas dalam bentuk fisik (batangan dan koin). Seperti komoditi investasi lainnya, harga emas selalu mengalami perubahan, tapi tren harganya akan selalu naik. Ini terbukti saat terjadi krisis keuangan yang parah pada tahun 2008 sampai 2010, sebagian besar pelaku pasar segera melakukan investasi di logam mulia ini.

Secara historis, emas memegang peran utama dalam perekonomian dunia dan telah digunakan sebagai mata uang terpercaya hampir selama 4.000 tahun. Memang emas tidak lagi menjadi mata uang dunia, dan telah digantikan dolar, tapi dalam kondisi tertentu emas masih merupakan investasi jangka panjang yang bagus. Saat ini, investasi emas dapat dilakukan dalam beberapa bentuk: batangan, koin, deliverable (hasil kerja), produk yang diperdagangkan di bursa, surat berharga, dan perusahaan tambang. Tentu, masing-masing bentuk investasi ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Baca Juga : 7 Keuntungan Investasi Emas Dan Perak

Apakah sekarang saat yang tepat untuk melakukan investasi emas?

Seperti yang sudah dipaparkan di atas, emas sangat populer pada masa-masa sulit dan penuh ketidakpastian sehingga orang bergegas membeli emas dengan harapan dapat memberi perlindungan nilai yang aman. Ini memang bukan strategi yang buruk, namun para investor akan mengikuti arus massa untuk mengamankan perekonomian dirinya, dan ini akan mengakibatkan kelangkaan emas di pasaran. Jangan melakukan pembelian terburu-buru setelah investor mengangkat harga emas. Anda akan mendapatkan keuntungan lebih jika Anda membuat perencanaan investasi emas Anda terlebih dahulu dan melakukannya sebelum krisis ekonomi terjadi.

Hal serupa sedang terjadi saat ini. Brexit menimbulkan kekacauan nyata pada pasar mata uang dunia dan laporan terbaru (8 Juli 2016) menunjukkan bahwa uang sebesar $ 4.100.000.000 dihabiskan untuk emas dan perak seminggu sebelumnya. Uang yang diinvestasikan dalam logam mulia belum pernah sebesar ini sebelumnya. Harga emas turun secara signifikan antara tahun 2012 dan 2015. Alasannya adalah menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang lainnya (semakin kuat dolar, semakin rendah harga emas). Namun, Brexit mengakibatkan harga emas melonjak. Emas naik hampir 8% dan perak melonjak sampai 14% sejak Inggris memutuskan keluar dari Uni Eropa.

Kesimpulannya, jika Anda ingin berinvestasi dengan aman, pastikan Anda selalu memantau situasi, belajar mengantisipasi krisis dan membeli emas sebelumnya, saat situasi masih relatif aman dan terkendali. Ketika kekhawatiran tentang krisis menyebar, permintaan emas akan meningkat dan emas akan langka dan harga akan naik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *