Istilah-Istilah Yang Biasa Digunakan Dalam Berbisnis Saham

Bisnis saham menjadi salah satu pilihan menginvestasikan kekayaan yang Anda miliki. Terjun berbisnis saham menjadi pilihan sebagian kalangan karena keuntungannya bisa beerlipat ganda dibandingkan dengan investasi deposito atau dana obigasi.

Namun, berbisnis saham tidak lepas dari resiko kerugian yang cukup besar. Oleh sebab itu jika memilih bisnis ini perlu pengetahuan dan memahami segala hal yang berhubungan dengan bursa saham. Salah satu yang harus Anda ketahui jika akan menjalankan bisnis ini adalah istilah-istilah yang biasa digunakan seputar jual beli saham. Berikut ini adalah beberapa istilah yang sering dan pasti akan Anda temukan jika berbisnis saham.

  • Initial Public Offering (IPO) adalah penawaran pasar perdana pada bursa jual beli.
  • Emiten adalah perusahaan yang mencatat saham pada bursa efek.
  • Investor adalah perorangan atau perusahaan yang menanamkan dananya pada emiten.
  • Auto rejection adalah batasan pergerakan harga pada saham baik posisi naik maupun turun dalam waktu sehari.
  • Bid adalah penawaran yang diajukan oleh pemilik saham
  • Ofter adalah penawaran yang diajukan oleh orang yang menjual sahamnya atau investor.
  • Akumulasi adalah suatu tindakan membeli saham dengan harga tertentu yang dilakukan berulang kali atau menumpuk saham yang akan dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi,
  • Bearish adalah kondisi di bursa saham dengan kencendrungan mengalami penurunan. Lawan bearish adalah bullish.
  • Bullish adalah kondisi di bursa saham dengan kecenderungan mengalami kenaikan.
  • Bluechips adalah saham yang diunggulan berkapasitas besar, dengan likuiditas tinggi dan menjadi penggerak pasar. Biasanya harganya relatif mudah diramaikan dan ini sebisanya harus mengisi portopolio Anda.
  • Disclaimer adalah pernyataan menolak bertanggung jawab jika terjadi resiko yang mungkin saja terjadi.
  • Capital Gain adalah istilah yang digunakan untuk keuntungan yang diperoleh dari selisih hasil jual beli saham.
  • Closing Price adalah istilah untuk harga penutupan pada satu hari, biasanya pada jam 4 sore.
  • Clossing adalah istilah untuk transaksi jual beli yang dilakukan anggota bursa yang sama.
  • Custody adalah pihak yang menyimpan surat-surat berharga yang akan diperdagangkan.
  • Cist loss adalah istilah yang ditujukan untuk tindakan menjual saham jika posisi sedang merugi.
  • Delisting adalah istilah penghapusah saham perusahaan dari bursa efek sehingga sudah tidak bisa dijual belikan lagi.
  • Diversifikasi adalah cara investasi dengan cara menempatkan dana di berbagai instrument investasi dengan tujuan untuk meminimalisir kerugian.
  • Divestasi adalah istilah yang digunakan untuk penjualan saham perusahaan.
  • Dividen adalah istilah untuk pembagian laba bersih suatu perusahaan kepada pemegang saham berdasarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Itulah beberapa istilah yang sering digunakan dalam dunia saham. Masih banyak istilah-istilah lain berbisnis saham yang bisa Anda dapatkan di artikel yang lainnya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *