Jenis-Jenis Usaha Online Yang Popular

Ada banyak jenis usaha online yang sekarang bisa ditemukan di internet. Setiap jenis bisnis memiliki karakteristik dan caranya sendiri. Jadi sebelum Anda memutuskan menjalankan bisnis online, sebaiknya cari tahu dulu karakteristik dari bisnis yang akan Anda jalani.

Dalam artikel ini kami akan memberikan informasi mengenai 4 jenis usaha online dari berbagai jenis bisnis yang lainnya. Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Content Publisher

Bisnis online di bidang content publisher adalah sebuah perusahaan atau bisa juga seorang individu yang memberikan konten bermanfaat bagi para pengguna internet pada website atau blog yang ia kelola. Bentuk kontennya bisa bermacam-macam, ada video, artikel, audio dsb.

Pemilik website tersebut bisa menghasilkan uang dari konten yang mereka upload di web/ blog miliknya, salah satunya dengan mengikuti program Play Per Click (PPC) , salah satu perusahaan yang menawarkan program tersebut adalah Google Adsense.

Selain mengikuti program PPC, dari web/ blog yang dimiliki bisa mendapatkan penghasilan dengan pasang space iklan. Biasanya website/ blog yang memasang iklan yang sudah memiliki trafik yang tinggi.

Baca Juga: Usaha Online Tanpa Modal Alias Gratis

Affliate Marketing

Bisnis online di internet berikutnya adalah affiliate marketing yaitu sejenis pemasaran berbasis internet, dimana posisi Anda berperan menjadi makelar online yang mempertemukan pembeli dengan penjual. Jika terjadi penjualan maka Anda akan mendapatkan komisi. Peran makelar di program affiliate adalah mengarahkan pengunjung ke website  toko online atau merchant dengan cara menggunakan link khusus.

Jika ada pembeli yang melakukan pembelian dari link yang Anda berikan maka Anda akan mendapatkan komisi. Besar kecilnya komisi yang didapat tergantung ketentuan dari pihak merchant.

Bisnis Dropship

Bisnis internet ini merupakan sebuah sistem penjualan produk online dimana Anda tidak perlu memiliki produk yang akan dijual. Selain itu menjalankan bisnis ini cukup simple karena selain tidak perlu memiliki produk, Anda juga tidak perlu pusing-pusing melakukan pengiriman barang karena tugas Anda hanya memasarkan produk.

Semua proses packaging dan pengiriman barang ke pembeli sudah dilakukan oleh pihak supplier. Anda tidak perlu takut kehilangan pelanggan karena barang yang dikirim oleh supplier menggunakan nama Anda, sehingga kredibilitas Anda sebagai penjual tetap terjaga.

Menjual Produk Sendiri

Jika Anda memiliki produk sendiri bisa menjualnya di internet. Ada banyak strategi pemasaran yang bisa Anda gunakan dengan menggunakan media internet, contohnya: menggunakan media sosial seperti: facebook, instaram, twitter, Line dsb. Atau Anda bisa membuat website/ blog untuk pemasaran, memanfaatkan situs jual beli di internet dsb. Memasarkan produk di internet atau menjalankan usaha online berpeluang besar mendapatkan banyak pembeli, artinya pendapatan dari hasil penjualan akan semakin besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *