Menatap Layar Monitor Itu menjalankan bisnis internet

Seorang perempuan muda, umur sekitar 20-an, memesan di kedai kopi korporat yang terletak di pojokan pusat perbelanjaan. Tak lama minuman yang dipesan selesai dan ia segera membuka laptop. Menatap layar monitor itu menjalankan bisnis internet.  Ia menatap layar tersebut selama beberapa jam kemudian. Ia hanya beranjak sejenak jika pergi ke kamar kecil. Tak lama urusannya selesai, maka ‘ritual’ yang sama diulang kembali. Menatap layar monitor selama beberapa jam kemudian.

Pemandangan seperti itu kini tidak jarang terlihat di lokasi perbelanjaan besar. Bahkan tidak mesti di sebuah kedai kopi mahal dengan ruangan ber-AC namun bisa juga di sebuah warung nasi di pinggir jalan. Mengapa bisa demikian? Ternyata setelah di telusuri, selama ada koneksi internet yang cepat, mau didalam ‘mall’ ataupun di ‘warteg’, tak menjadi masalah. Selama pekerjaan bisa selesai, maka uang akan mengalir. Semua senang. Lalu apa sih pekerjaan yang mereka lakukan dengan hanya menatap layar monitor? Bisnis internet?

Ternyata yang mereka lakukan ialah bisnis di internet, yang juga dikenal dengan istilah electronic commerce (atau biasa disingkat e-commerce), yang menjadikan mereka seperti seorang dukun yang sedang melakukan ritual dan berkutat dengan ‘mantra’ yang bisa menaikkan pendapatan mereka dengan memberi ‘tag’ atau bermain dengan ‘metadata‘. Belum lagi dengan menyebarkan pengaruh ke berbagai penjuru dunia dengan “Social Media Marketing‘ yang menjadi salah trik dalam bisnis internet. Bisnis yang dilakukan bisa bermacam-macam, dari mulai jasa penerjemah hingga bisnis pipa besi. Dari anting manik-manik hingga penjualan ‘oculus rift’. Bisnis internet memiliki sejarah panjang, kembali hingga pada saat pertama kali internet ditemukan pada tahun 1960-an. “Modal niat, sedikit berbuat dan tekad yang kuat” mungkin itulah yang dipikirkan oleh mereka para ‘early birds’, “night owl” dan ‘weekend warrior’ atau istilah-istilah bagi mereka yang berjuang di sela-sela rutinitas kantor dan mencari tambahan atau sampingan. Kerja sedikit, sekedar duduk di hadapan laptop, menggerakkan jemari di papan kunci dan tetikus dan mencurahkan segenap pikiran untuk melancarkan proses jual beli. Dan, bagi sebagian dari mereka, bisnis internet merupakan penghasilan utama dan sumber kehidupan. Sehingga bisa siang dan malam mereka berkutat dengan rutinitas tersebut. Tentu hal tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah, karena tidak semua mampu melakukannya, menatap layar monitor berjam-jam itu membutuhkan ketahanan tubuh yang tinggi dan asupan energi yang besar pula. Jika tidak diimbangi dengan asupan makanan yang seimang, tentunya ketahanan tubuh akan dengan cepat menurun dan badan akan menjadi sakit. Tentunya hal ini akan merugikan bagi mereka.

Baca Juga  : Menggunakan Jasa Transaksi Pembayaran Jual Beli Online

Pekerjaan ini tentunya merupakan alternatif bagi mereka yang memang ingin mempunyai waktu lebih di rumah dan bercengkrama dengan keluarga namun tetap mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Bagi golongan ini, tentunya manajemen waktu yang menjadi kunci, bagaimana mereka bisa menyelesaikan pekerjaan rumah dan juga bekerja. Ini pun bukan hal yang sederhana. Namun, kembali kepada niat dari para pelaku bisnis internet ini. Jika mereka berkomitmen penuh tentunya segala halangan akan mendapatkan solusi. Tinggal bagaimana mereka menyikapi permasalahan-permasalahan tersebut.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa bermanfaat bagi mereka yang ingin memulai bisnis internet, peluang terhampar luas di luar sana, tinggal bagaimana teman-teman melihat peluang yang ada, mengumpulkan niat dan mencoba. Selamat berbisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *