Untuk Pemilik Bisnis Online, Hindarilah Melakukan Hal-hal Ini Pada Konsumen Anda  

Di era globalisasi seperti ini, pastinya ada berbagai teknologi yang memang sengaja diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia dalam hal apa pun. Salah satunya adalah internet. Dengan hal tersebut, Anda bisa mengakses apa pun dan mengetahui apa pun yang terjadi di dunia ini. Anda pun juga dimungkinkan untuk bisa berbelanja dengan internet mau pun membuka bisnis online yang sekarang ini sedang marak dan digandrungi oleh masyarakat di Indonesia, baik tua mau pun muda. Hampir semua masyarakat Indonesia pastinya sudah pernah menikmati layanan internet, terutama untuk berbelanja. Untuk pebisnis, jenis bisnis ini tentu saja menguntungkan Anda karena produk Anda bisa dibeli oleh seluruh masyarakat Indonesia. Namun, jika Anda sebagai pemilik toko online, jangan pernah melakukan beberapa hal dibawah ini karena dapat membuat konsumen terganggu:

 

Menulis Tagar yang Tidak Ada Sangkut Paut

Menulis tagar atau yang biasanya dikenal dengan nama hashtag ini diciptakan untuk mempermudah para konsumen mencari barang atau topik yang mereka inginkan dengan instan dan juga cepat. Buatlah tagar yang normal-normal saja, misalnya barang yang Anda jual, kategori barang tersebut, dan lain sebagainya. Sering kali beberapa penjual di media sosial mencantumkan tagar yang tidak ada sangkut pautnya dengan produk yang dijual. Sebagai contohnya, Anda menjual pakaian wanita, jangan memasukkan tagar menjual barang pria, menjual sepatu, dan lain sebagainya, terlihat tidak nyambung, bukan?

 

Spam di Akun Orang

Istilah spam ini memang sangat fenomenal saat ini dan mempunyai arti mengirim beberapa informasi secara terus menerus, namun informasi itu tidak terlalu penting dan jadinya mengganggu penggunanya. Sering kali, ada beberapa pemilik toko online yang ingin tokonya dikenal dan banyak pengikutnya, mereka melakukan cara ini di beberapa akun yang memiliki banyak pengikut mau pun di akun para artis Tanah Air. Hal ini tentu akan mengganggu pemiliknya dan juga yang membacanya. Anda sebagai pemilik bisnis online sebaiknya jangan melakukan hal ini jika tidak ingin dikecam penggunanya.

 

Mengirim Pesan Setelah Transaksi

Biasanya, mengirim pesan akan berakhir ketika barang sudah diterima oleh konsumen, kecuali konsumen tersebut ingin memesan lagi. Sering kali ada beberapa pemilik toko online yang genit dan mempunyai modus tertentu dan mengirim pesan kembali pada pelanggannya, terutama yang lawan jenis, dan ingin mengajak berkenalan. Hal ini tentu tidak pantas untuk dilakukan oleh seorang pemilik toko online pada pelanggannya.

baca juga: Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Reseller dan Dropshipper

Mengirim Barang dengan Asal

Hal terakhir yang tidak boleh Anda lakukan selaku pemilik bisnis online adalah mengirimkan barang secara asal tanpa memperhatikannya terlebih dahulu. Tidak heran jika konsumen Anda marah dan meminta refund atau pertanggung jawaban yang lain. Lebih baik teliti dalam pengiriman agar tidak membuat Anda sulit dan pelanggan pun akan terus berdatangan belanja di toko online Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *