Kepada Para Konsumen Yang Beli Online

Dengan semakin marak jual beli daring, masyarakat semakin dihadapkan dengan permasalahan kepercayaan hubungan antara penjual dan pembeli. Hal ini dikarenakan berita miring mengenai kejadian jual beli tersebut. Namun, jika kita menyikapi hal tersebut secara dewasa dan profesional, maka akan terlihat bahwa mereka yang melakukan hal-hal negatif tersebut hanyalah oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya ingin mendapatkan keuntungan secara cepat. Masih banyak penjual yang berdedikasi penuh dan terpercaya serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada para konsumen yang beli online.

Apa yang menjadikan ketidakpercayaan antara penjual dan pembeli terjadi? Yang paling utama adalah berita yang dibaca oleh kedua belah pihak. Belum tentu kenyataan yang terjadi adalah demikian namun penulis berita terkadang tidak hanya menyampaikan fakta sehingga opini pribadi pun masuk dalam tulisan yang ia laporkan tentang jual beli online. Dan ini akan berakibat ke masyarakat yang membacanya tulisan tersebut menjadi terpengaruh. Bacaan sehari-hari secara tidak langsung akan membentuk opini pada mereka yang membacanya, sehingga terus terngiang-ngiang dan akan membentuk opini pribadi. Lalu bagaimana supaya tetap bisa melakukan transaksi tanpa merasa akan di tipu atau akan dikelabui oleh penjual?

Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan oleh pembeli ketika beli online dan mencari penjual yang terpercaya, antara lain adalah:

  1. Selalu waspada dan mempelajari profile penjual sebelum membeli

Penjual yang terpercaya biasanya akan memiliki reputasi yang baik pula. Konsumen akan meninggalkan komentar baik di laman tempat ia berjualan. Namun, itu saja tidak cukup. Banyak pula mereka yang memberikan pelayanan untuk menjual komentar positif bagi sebuah toko sehingga terkesan baik dan terpercaya. Maka, selain melihat reputasi toko, lakukan sedikit investigasi tentang pemilik toko tersebut. Sedikit bermain detektif tidak ada salahnya selama tidak menyalahi peraturan yang berlaku di negara ini :). Pelajari tentang interkasi dan kegiatan sosialnya. Penjual yang baik tentunya akan memiliki kehidupan sosial selain berjualan. Dan dengan mempelajari hal tersebut, secara tidak langsung pembeli akan mengenal penjual dan dengan demikian akan memberikan kedekatan emosional di antara keduanya.

  1. Gunakan pembayaran yang aman

Saat ini netizen percaya  bahwa rekening bersama (escrow) ialah metode pembayaran yang paling aman untuk bertransaksi online. Dengan cara kerja yang memang terbilang aman, pembeli maupun penjual bisa menjaga kepercayaan yang ada dan menjalin hubungan yang baik selama kedua belah pihak saling percaya.

Baca Juga: Biaya Pengiriman Barang dalam Jual Online

  1. Ucapkan terima kasih jika transaksi selesai

Jual beli online di dasari oleh kepercayaan, sama dengan proses jual beli konvensional. Dan jika kepercayaan tersebut tetap dijaga maka hubungan baik antara penjual dan pembeli akan terjaga baik. Sebagaimana kita telah diajarkan sedari kecil, sopan santun dalam berhubungan dengan orang lain sangatlah penting. Dan dengan mengucapkan terima kasih setelah semua proses transaksi selesai sangatlah di sarakan karena akan menunjukkan niat baik dari kedua belah pihak. Sedikit kata dan sebuah senyum akan memudahkan jika kembali bertransaksi dengan penjual tersebut.

Tentu masih banyak saran lain yang bisa dilakukan dalam membeli barang-barang secara online. Dan tentu masih banyak pula oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tetap waspada dalam bertransaksi dan jika masih bisa membeli barang-barang secara langsung, kenapa tidak? Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Selamat berbelanja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *