Taukah Anda Mengenai Pajak Bisnis Online?

Bisnis online kini sudah mulai banyak digandrungi oleh masyarakat. Dari mulai remaja hingga dewasa.  Menjual produk dan memasarkannya secara online menjadi jauh lebih mudah bagi Anda yang ingin menjadi seorang entrepreneur. Bila Anda tekun dalam menjalaninya dan bisa menarik banyak konsumen dan keuntungan besar akan Anda raih.

Taukah Anda Mengenai Pajak Bisnis Online?

Ada berbagai macam bisnis online yang bisa Anda tekuni. Contohnya adalah E-Commerce atau jual beli barang/jasa. Dengan tingginya penggunaan smartphone di Indonesia menjadi keuntungan bagi para pelaku bisnis ini karena jumlah transaksi e-commerce menjadi meningkat.

Dengan maraknya bisnis online ini, pemerintah kemudian memberikan pajak pada pelaku bisnis ini. pajak diambil dari setiap transaksi yang dilakukan di media sosial seperti Facebook atau website online lainnya. Dengan adanya penarikan pajak ini, sumber dana utama pemerintah pun menjadi besar, karena per harinya beberapa market place ada yang menghasilkan ratusan milyar dari satu hari transaksi.

Potensi Pajak Bisnis Online

Dari menjamurnya bisnis dan transaksi online hingga omzet mencapai milyaran rupiah per hari, jika dilihat dari sisi pajak hal ini merupakan keuntungan yang harus diambil untuk menjadi pemasukan.  Berikut adalah potensi dari pajak bisnis online:

  • PPh atau Pajak Penghasilan

Para pengusaha e-commerce wajib dikenakan pajak ini, meskipun belum ada aturan khusus tapi para pelaku bisnis ini dikenakan pajak yang sama seperti toko konvensional. Pengusaha dengan penghasilan tidak melebihi Rp 4,8 miliar dikenakan pajak yang sama dengan UMKM, yaitu 1% dari penghasilan.

  • PPN atau singkatan dari Pajak Pertambahan Nilai

Pemerintah telah menetapkan batasan PKP yaitu pengusaha dengan omzet 4,8 M pertahun. Yang artinya pelaku bisnis berbasis online yang mencapai omzet itu setiap tahunnya wajib memungut PPN atas setiap transaksi yang dilakukan.

Siklus Proses Bisnis online

Pertama, pihak market place atau toko online mempromosikan situsnya dengan tujuan calon penjual dan pembeli menjadi member dengan melakukan pendaftaran secara gratis. Kedua, para calon penjual dan pembeli yang sudah sepakat dapat bertransaksi di situs online tersebut. Ketiga, transaksi dilakukan melalui rekening pihak market place untuk menjamin bahwa transaksi tersebut aman. Keempat, uang yang ada pada pihak market akan ditransfer ke penjual bila pembeli telah mendapat barang yang disepakati dengan menunjukkan bukti-bukti yang ada.

Bila Anda ingin melakukan bisnis ini, pastikan Anda taat dalam urusan pajak-pajakan. Banyak dari pelaku bisnis ini yang tidak peduli soal urusan ini dan seolah tidak peduli. Termasuk para dropshipper atau pebisnis online lainnya. Mereka masih enggan untuk mengurus dan membayar pajak. Selain karena tidak mau ribet sebagian besar tidak tahu mengenai informasi yang berkaitan dengan pajak bisnis daring ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *