Mengenal Alat Musik Petik Selain Gitar untuk Menambah Wawasanmu

Ingin mencari tahu alat musik petik selain gitar yang biasa kamu lihat? Mungkin salah satunya adalah gitar ukulele. Ukurannya yang kecil, yaitu hanya sekitar 20 inci, membuat alat musik satu ini terbilang cukup mudah dibawa ke mana-mana.

Selain itu, kira-kira apalagi ya jenis alat musik selain gitar? Langsung aja yuk cari tahu jawabannya di bawah ini.

1. Banjo

Alat Musik Petik Selain Gitar - Banjo

Bagi pecinta musik country, mungkin sudah tidak asing lagi dengan alat musik satu ini. Ya, alat musik ini memang lekat sekali dengan musik country karena sebagian besar musik genre ini menggunakan banjo sebagai salah satu instrumennya. Menilik ke sejarah banjo, alat musik petik satu ini pertama kali dikembangkan oleh budak Afrika yang tinggal di Amerika Serikat. Untuk jumlah senarnya sendiri terdiri dari empat hingga enam senar.

Kalau kebetulan kamu mengikuti Taylor Swift di awal kariernya yang masih membawakan musik country, kamu pasti akan mendapati Swift memainkan alat musik ini, salah satunya adalah ditunjukkan di videoklip dari lagunya yang berjudul Mean. Oya, selain sering digunakan sebagai instrumen musik country, banjo juga sering digunakan oleh para musisi bergenre bluegrass hingga folk.

2. Sasando

Kalau yang satu ini, kamu wajib banget tahu, nih. Ya, sasando adalah alat musik tradisional yang berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Selain bentuknya yang berbeda dari alat musik petik lain, senar yang dimilikinya juga cukup banyak. Untuk sasando engkel memiliki jumlah 28 senar, sedangkan untuk sasando dobel memiliki sekitar 56 hingga 84 senar.

Meskipun saat dipetik mungkin suaranya hampir sama dengan alat musik lainnya, namun harmoni yang dihasilkannya terasa khas dan berbeda dari yang lain. Di daerah asalnya, biasanya sasando dimainkan pada saat ada acara adat.

3. Harpa

Alat Musik Petik Selain Gitar - Harpa

Harpa merupakan salah satu jenis alat musik yang kerap kali dikait-kaitkan dengan malaikat. Suara harpa yang lembut dan menenangkan mungkin menjadi salah satu alasannya. Biasanya, harpa dimainkan dalam orkestra bersama alat musik lain, seperti biola, piano, flute, dan lain sebagainya.

Untuk variasinya juga cukup beragam dan dibedakan dari segi bentuk, ukuran, dan berat. Namun, dari ketiga faktor tersebut, tetap sama-sama memiliki tiga bagian utama. Di antaranya adalah papan suara (sound board), leher (neck), dan senar (string).

Konon, harpa merupakan alat musik tertua yang ada di dunia. Di mana dikisahkan telah digunakan sejak zaman Mesir Kuno. Namun, seiring perkembangan zaman, alat musik petik satu ini tidak lantas lenyap begitu saja. Malah, sekarang sudah bisa ditemukan harpa yang menggunakan sistem elektrik.

4. Kacapi

Sama seperti sasando, kacapi juga merupakan salah satu alat musik petik tradisional Indonesia, tepatnya berasal dari daerah Jawa Barat. Namanya sendiri diambil dari bahasa Sunda, yaitu kacapi yang merujuk kepada jenis tanaman sentul. Di mana kayu dari tanaman inilah yang dipercaya sebagai bahan dasar untuk membuat alat musik kacapi.

Setidaknya, ada dua bentuk kacapi yang perlu kamu tahu, yaitu kacapi perahu dan kacapi siter. Sesuai dengan namanya, kacapi parahu dibentuk sedemikian rupa hingga tampak seperti replika sebuah perahu. Untuk lubang resonansinya sendiri terletak di bagian bawah yang berfungsi untuk mengeluarkan suara. Sementara itu, untuk bentuk kacapi siter sebenarnya hampir mirip dengan kacapi parahu, lubang resonansinya terdapat di bagian bawah, dan yang membedakannya adalah sisi atas dan bawahnya berbentuk trapesium.

5. Ukulele

Alat Musik Petik Selain Gitar - Ukulele

Menurut sejarah, ukulele merupakan alat musik petik yang pertama kali ditemukan pada tahun 1879 di Hawaii. Bisa dibilang, para imigran Portugis memiliki peran yang besar dalam penemuan alat musik ini. Dulunya, para imigran tersebut melakukan perjalanan dari Madeira dan Portugal melalui Afrika Selatan menuju ke Hawaii. Dari sekian banyak imigran, ada satu orang yang membawa sebuah gitar berukuran kecil di mana di Portugal dikenal dengan nama Braginho.

Braginho kemudian sangat populer di Hawaii, tapi dengan bentuk yang sedikit dimodifikasi, yaitu ukurannya diperkecil dan hanya memiliki empat senar saja, sehingga cukup mudah untuk dibawa ke mana-mana. Untuk jenis ukulele cukup bervariasi. Model soprano atau standard memiliki ukuran 33 cm, untuk model concert berukuruan 38 cm, model tenor 43 cm, dan model baritone memiliki ukuran 48 cm.

Tags:
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/berp5361/public_html/wp-content/themes/lustrous/single.php on line 26

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *