Hewan Peliharaan Bisa Buat Bayi Lebih Sehat, Benarkah Demikian? Simak Ulasannya Berikut Ini!

Memiliki anak tentu menjadi sebuah kebahagiaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Tidak heran jika setiap orang tua selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tumbuh kembangnya. Salah satunya adalah dalam masalah hewan peliharaan yang ada di rumah. Ada beberapa orang tua yang khawatir dengan adanya hewan di rumah. Namun tidak sedikit juga orang tua yang justru meyakini jika adanya hewan di rumah bisa menjadikan si kecil lebih sehat.

 Hewan Peliharaan Bisa Buat Bayi Lebih Sehat, Benarkah Demikian? Simak Ulasannya Berikut Ini!

Berdasarkan beberapa penelitian, ternyata efek hewan yang dipelihara di rumah untuk bayi dan juga anak justru memberikan ragam manfaat. Namun dalam penelitian tersebut, hewan yang dipelihara di rumah yang dimaksud adalah kucing dan anjing. Sebetulnya memelihara hewan tidak mengapa karena memang bisa memberikan efek yang positif untuk bayi. Penelitian menyebut jika bayi yang serumah bersama hewan maka bisa lebih jarang alami infeksi pada telinga, pilek hingga jarang juga butuhkan antibiotik.

Namun, bukan berarti hewan yang dipelihara di rumah itu bisa bebas begitu saja. Ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan jika Anda memelihara hewan di rumah bersama bayi dan anak misalnya:

  • Jangan pernah meninggalkan bayi sendiri tanpa adanya pengawasan dengan hewan peliharaan. Usahakan untuk tempatkan hewan kesayangan Anda di ruangan berbeda dengan dirinya, jangan sampai bayi berbaring di ruangan sama tanpa ada pengawasan sama sekali.
  • Batasi juga interaksi antara bayi dengan hewan tersebut. Jangan sampai hewan yang Anda pelihara menjilat ke wajah bayi karena resiko infeksi tertular ke mata hingga mulut bayi selalu bisa terjadi. Tunggulah sampai usia bayi lebih besar agar bisa bermain langsung dengan hewan tersebut.
  • Hindarkan juga kebiasaan bayi memeluk hewan itu karena ada kemungkinan hewan sudah berkubang dengan sampah, menjilat hewan lain atau mengendus berbagai benda kotor sehingga bisa jadi tertular kutu.
  • Sejak kecil, ada baiknya Anda untuk lembut pada hewan yang dipelihara di rumah. Ajari dirinya untuk tidak menyakiti hewan tersebut misalnya mengejek, menarik ekor, menarik telinga dan bahkan memukul hewan. Ajari juga anak untuk tidak ganggu ketika hewan tidur, makan atau sakit.
  • Tidak semua hewan bisa cocok dengan anak-anak. Untuk itu Anda harus jeli dalam pemilihan hewannya. Apabila anak memiliki asma, maka ada baiknya untuk tidak memelihara kucing, anjing atau hewan berbulu lainnya.
  • Awasi jika anak sedang ada dalam satu ruangan bersama hewan sehingga terjaga pula interaksi antara bayi dan hewan.

Memiliki hewan peliharaan di rumah bisa jadi bermanfaat, bisa jadi membahayakan juga. Namun, itu semua tergantung dari bagaimana Anda mengatur interaksi antar keduanya. Pastikan hewan yang Anda pelihara itu sehat sehingga ketika dekat si kecil tidak akan membahayakannya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *