Inilah Kelebihan dan Kekurangan Deposito Online yang Perlu Anda Cermati

Deposito menjadi produk investasi berjangka yang relatif menguntungkan dan aman. Meskipun begitu, deposito masih kurang populer di masyarakat. Hal tersebut dikarenakan cara investasinya yang merepotkan, mulai dari proses pendaftaran hingga pencairan dananya. Namun, kini kehadiran deposito online bisa mengatasi segala kerumitan deposito konvensional. Anda bisa mengetahui kelebihan serta kekurangan yang ada di dalamnya dengan menyimak uraian berikut.

Inilah Kelebihan dan Kekurangan Deposito Online yang Perlu Anda Cermati

Kelebihan Deposito Online

Peluang bisnis deposito via online masih besar, sejalan dengan perkembangan e-banking di Indonesia. Kenyamanan dan kemudahan yang ditawarkan pun menambah peminatnya. Kemudahan yang bisa Anda temui di dalamnya seperti:

  • Proses Pembukaan Mudah dan Praktis

Karakteristik transaksi online memang Praktis dan mudah termasuk deposito. Untuk mengakses pilihan pembukaan deposito secara online Calon peserta deposito hanya perlu log in pada akun e-banking miliknya lalu mengisi formulir meliputi:

    • Nominal dana yang hendak didepositokan
    • Opsi jangka waktu
    • Dan pilihan perpanjangan otomatis atau manual.
    • Setelah menyelesaikan proses administrasi, dana dari rekening Anda akan ditransfer di bank pada simpanan deposito. Nasabah bahkan juga diperbolehkan membuka lebih dari satu deposito.
  • Proses Penutupan Tanpa Perlu ke Kantor Bank sehingga Mudah dan Praktis

Tidak berbeda dengan pembukaan, proses penutupannya pun secara online sehingga dihari jatuh tempo Anda tidak perlu repot menyempatkan diri datang ke kantor cabang bank guna mencairkan dana. Sehingga dipastikan lebih praktis dibandingkan deposito konvensional.

Kekurangan Deposito Online

Transaksi online memang cukup berisiko termasuk deposito. Sehingga sebelum log in ke akun e-banking dan mengalihkan dana ke produk ini kenali kekurangannya berikut:

  • Belum Semua Bank Melayani Deposito online

Infrastruktur guna membuka layanan deposito via online cukup mahal sehingga layanan e-banking pun belum begitu merata dan maju. Untuk saat ini Deposito secara online baru disediakan oleh sejumlah bank nasional tertentu saja.

  • Istilah Keuangan Rawan Salah Paham

Sistem online ini membuat Anda tidak bisa langsung bertanya kepada customer service bank saat tidak mengerti maksud isian di formulir online. Padahal pada proses pengisian deposito online banyak istilah bidang keuangan dan perbankan yang berakar dari bahasa Inggris, dan tidak memiliki persamaan yang ringkas dalam bahasa Indonesia. Berikut beberapa istilah dalam dunia perbankan yang perlu Anda pelajari terlebih dahulu seperti, Cek ( Cheque), Deposito Berjangka (Time Deposit), Agunan (Colateral), Bilyet, Bunga Bank (Interest), Jaminan Bank (Bank Guarantee), Kiriman Dana (Fund Transfer), Giro ( Current Accounts), Inkaso (Collection), Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer), Sistem Informasi Debitur (SID), Kliring (Clearing), Kotak Simpanan Aman (Safe Doposit Box), Bunga Majemuk,  Bunga Prosentase Tahunan (BPT), Tabungan (saving), Transfer / remittance, Cek Melambung, Cyberbanking dsb.

  • Risiko Kejahatan ┬áDunia Maya (Cyber Crime)

Beberapa modus kejahatan online seperti phising, hacking, dan permasalahan teknis yang sering kita kenal juga mengancam deposito online. Justru hal seperti inilah yang tanggung jawab bagi pihak perbankan untuk selalu berusaha meningkatkan layanan e-banking-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *