Mengulas Keunggulan dan Kelemahan Sistem Jual Beli Dropship

Untuk mendapatkan penghasilan dengan menjadi penjual bisa dilakukan dengan beragam cara dan salah satunya adalah dropship. Bisnis tersebut kerap disamakan dengan bisnis reseller padahal keduanya memiliki sistem penjualan yang berbeda. Sistem jual beli ini merupakan metode jual beli secara online dimana orang yang menjual barang tersebut tidak melakukan stok barang ataupun pengemasan dan pengiriman. Sedangkan jika reseller, merupakan sistem penjualan dimana penjual harus memiliki stok barang dan pengemasan serta pengiriman dilakukan sendiri.

Mengulas Keunggulan dan Kelemahan Sistem Jual Beli Dropship 

Pada sistem penjualan online ini Anda akan butuh supplier yang berfungsi untuk memasok barang sehingga jika nantinya ada pembeli yang menghubungi dropshipper tersebut maka dropshipper akan menghubungi supplier untuk mengirimkan barang ke alamat tujuan. Untuk menjadi dropshipper maka Anda harus mencari supplier atau penjual yang menerima dropshipping. Setelah itu Anda harus mendaftar sehingga nantinya supplier tahu toko atau usaha Anda tersebut. Untuk penghasilannya, Anda akan mendapatkan komisi dari barang yang Anda jual tersebut.

Ada beberapa keunggulan dari sistem dropship. Pertama adalah bisa dilakukan tanpa modal. Untuk berbisnis dropshipper Anda tidak perlu untuk memiliki modal atau uang yang besar. Anda hanya perlu menyiapkan alat seperti smartphone, akun media sosial dan paket data yang memungkinkan Anda menjual produknya secara online. Kedua adalah praktis. Anda tidak perlu ribut dan susah untuk mengurusi pengadaan barang atau stok yang akan dijual ke pasar, karena sudah ada supplier yang berfungsi untuk mengemas dan mengirimkan barang tersebut ke pembelinya. Anda hanya perlu untuk sebaik mungkin memasarkan produk yang Anda jual.

Keunggulan lainnya adalah:

  • Bisa dikerjakan dimana saja dan kapan saja selama Anda memiliki device seperti smartphone dan juga koneksi internet. Karena hal tersebut, bisnis ini cocok untuk ibu rumah tangga karena lebih fleksibel.
  • Tidak adanya biaya operasional. Anda hanya perlu akun atau blog yang bisa digunakan untuk menjual produk tersebut sehingga biaya operasional seperti listrik, gaji pegawai bisa diminimalisir.

Akan tetapi, sistem dropship juga memiliki kekurangan. Diantaranya yaitu:

  • Keuntungan yang kecil. Penghasilan yang Anda peroleh dari sistem ini berasal dari komisi yang akan Anda dapatkan saat Anda berhasil menjual barang tersebut ke pembeli. Sehingga semakin banyak barang yang terjual akan semakin tinggi pendapatannya sedangkan jika tidak ada yang membeli maka Anda tidak mendapatkan komisi atau penghasilan.
  • Tidak tahu info stok. Hal tersebut disebabkan karena yang tahu dan mengurusi masalah stok adalah supplier sehingga Anda tidak tahu stok barang. Akibatnya, Anda bisa mendapatkan komplain dari pembeli dan nama bisnis Anda tidak mendapatkan penilaian yang baik.
  • Sulit untuk mempromosikan atau menjual barang yang belum pernah dilihat, disentuh atau diketahui secara detail dan hal tersebut akan mempengaruhi Anda dalam menjual produk dropshipper tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *