Mengulas Tren Barter Barang di Media Sosial

Media sosial adalah tren nomor satu di zaman yang super canggih ini, misalnya saja Facebook. Pasti hampir semua orang dari yang tua hingga anak sekolah pun sudah mempunyai satu akun. Macam-macam alasan orang membuat akun Facebook, dari alasan mendapatkan teman hingga untuk berbisnis. Berbicara tentang bisnis, kira-kira bisnis apa yang bisa dilakukan? Salah satu yang sedang tren saat ini adalah barter barang. Bagaimana cara memulainya? Berikut ini ulasannya untuk Anda.

Mengulas Tren Barter Barang di Media Sosial

Barang Apa Saja yang Dibarter

Dalam berbisnis barter, barang-barang yang dijual bisa beragam, mulai dari barang fashion baju, tas, sepatu hingga barang-barang elektronik. Dalam menjual barang ini, biasanya yang menjadi incaran para pembeli adalah barang dengan kualitas tinggi. Saat seseorang tertarik dengan barang tersebut, lantas dia akan menawarkan barang lain sebagai pengganti. Jika kedua pihak setuju, maka transaksi pun berhasil.

Bagaimana menentukan Kriteria Barang yang Akan Dibarter

Salah satu hal yang penting sebelum melakukan barter barang adalah menentukan kriteria barang yang sesuai untuk menjadi lawan barter. Barter ini tentu sangat berisiko, bisa jadi barang yang diterima tidak sesuai dengan barang yang diberikan. Ini bisa menyebabkan kerugian di satu pihak. Maka dari itu, ada baiknya Anda harus menentukan kriteria tertentu dengan harga barang, atau bisa juga dengan langsung menyebutkan barang yang Anda butuhkan. Dalam hal ini, kepercayaan adalah hal yang terpenting.

Keuntungan Melakukan Barter

Pada dasarnya barter barang hampir sama dengan menjual barang preloved. Ini karena kita memang menukarkan barang-barang yang tidak terpakai kepada orang lain dengan imbalan barang tertentu. Hal ini tentu akan membawa manfaat tersendiri bagi kedua pihak, diantaranya adalah mengurangi stock gudang. Ya, hidup di era modern ini, orang cenderung lebih memilih kehidupan yang minimalis dan praktis. Memaksimalkan penggunaan tempat adalah salah satunya. Jika Anda termasuk orang yang hobi berbelanja, tentu barang di gudang akan bertambah seiring berjalannya waktu. Dengan melakukan barter, Anda bisa mengurangi tumpukan barang tersebut menjadi barang-barang yang dibutuhkan atau bahkan uang.

Tantangan dalam Kegiatan Barter Barang

Tidak semua bisnis bisa berjalan mulus tanpa rintangan, begitu pula dengan kegiatan barter. Ada saja yang bisa menjadi masalah, misalnya saja penipuan. Saat bertransaksi online, tentu kita belum mengenal orang yang sedang kita hadapi. Masih ada orang yang melakukan penipuan dengan memberikan alamat, namun setelah barang dikirim dia lost contact sehingga kita tidak mendapatkan imbalan apa-apa. Hal inilah yang sangat riskan terjadi. Sebaiknya Anda memastikan akun yang sedang bertransaksi dengan Anda bukan akun baru yang tidak jelas profilnya.

Menghindari Akun yang Tidak Bisa Dipercaya

Sebagai penjual, ada baiknya Anda mengikuti komunitas atau group sesama penjual online. Di forum ini biasanya Anda akan mendapatkan informasi tentang akun abal-abal yang sering menipu penjual. Daftar akun inilah yang harus Anda hindari atau masukkan ke dalam blacklist.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *