Transaksi Online Aman Bisa Dilakukan dengan Menghindari Online Shop Ini!

Di Indonesia sudah tidak sulit lagi untuk menemukan situs online yang menjual beraneka jenis barang yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Kemudahan untuk belanja online di situs e-commerce, baik yang merupakan online shop milik sendiri atau jenis marketplace, membuat masyarakat di Indonesia menjadi lebih memilih untuk berbelanja online dibandingkan dengan belanja di toko konvensional atau offline yang ada di sekitar tempat tinggal. Namun, ada beberapa kelemahan yang membuat calon konsumen takut untuk melakukan transaksi online.

 Transaksi Online Aman Bisa Dilakukan dengan Menghindari Online Shop Ini!

Agar Anda lebih aman saat bertransaksi, maka hindari online shop dengan ciri berikut. Pertama adalah mengandalkan harga murah yang menggiurkan. Salah satu daya tarik bagi pembeli adalah harga yang murah sehingga pembeli bisa menghemat biaya belanja online. Akan tetapi, jika toko online tersebut menawarkan harga murah yang bahkan di bawah harga rata-rata, maka Anda harus berhati-hati. Mungkin saja itu online shop yang bukan hanya abal-abal namun juga barang yang dijual adalah barang curian. 

Kedua dalah menggunakan nama situs yang bonafid dan kemudian menggunakan nama toko tersebut, misalnya diplesetkan untuk menunjang minat dari pembeli. Tidak sedikit pengguna internet yang kini lebih kritis namun tidak sedikit pula yang belum terbiasa untuk membeli secara online yang tertipu karena hal tersebut karena menganggap situs jual beli tersebut adalah situs belanja online terpercaya karena nama besar dari situs atau toko tersebut ataupun karena namanya hampir sama dengan situs yang terpercaya tersebut sehingga tidak segan untuk transaksi online. 

Ketiga adalah biasanya mengirimkan iklan lewat sms. Selain itu situs tersebut juga memiliki nomor yang berbeda dengan nomor kontak yang dicantumkan di website. Keempat adalah membatasi cara konsumen untuk menghubungi pihak pemilik situs. Umumnya, jika berbelanja di situs jual beli online terpercaya maka bisa bertanya lewat chat atau lewat nomor langsung yang dicantumkan, namun situs yang palsu umumnya membatasi konsumen untuk hanya menghubungi lewat SMS.

Kelima adalah adanya testimoni palsu yang mengaitkan nama pengirimannya dengan nama di akun sosial media yang unik. Testimoni biasanya menjadi salah satu pertimbangan untuk orang sebelum berbelanja secara online, namun di situs yang online yang palsu, biasanya testimoni yang ditinggalkan cukup unik dan biasanya komentar yang ditinggalkan panjang-panjang. Keenam adalah gaya penulisan yang muluk-muluk atau terlalu melebih-lebihkan. Walaupun penggunaan kata-kata yang menarik diperlukan untuk bisa menarik perhatikan pembeli, namun gaya penulisan yang terlalu hiperbolis misalnya ‘kami jual barang asli, 100% no tipu-tipu’ biasanya merupakan situs online yang palsu. Karena hal tersebut, sebaiknya memiliki toko online terpercaya agar transaksi online Anda tetap aman dan Anda juga mendapatkan barang yang berkualitas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *