Mau Ganti Oli? Yuk Coba 3 Merk Oli Ini

Kali ini saya akan me-review tiga oli motor terbaik, yaitu Castrol Power One, Pertamina Endure Racing 4T, dan Shell Advance AX7. Nah, ketiga oli yang akan dibandingkan ini bisa dibilang satu level. Oli yang dibandingkan ini juga mempunyai tingkat kekentalan yang sama, yaitu 10W – 40, yang mana tingkat kekentalan ini berada satu tingkat di atas lebih kental dari oli standar bawaan Honda, yaitu 10W – 30. Oke, langsung saja kita mulai perbandingannya ya guys.

Pertama yang akan kita bahas adalah perpindahan gigi. Untuk perpindahan gigi dari Castrol Power One itu halus ya, kemudian apabila Pertamina Enduro Racing 4T itu perpindahannya agak kasar, terutama antara gigi satu ke gigi dua itu kasar banget, bahkan satu atau dua kali perpindahan gigi itu ga masuk atau nyangkut di tengah-tengah. Kemudian, untuk Shell terasa kasar juga untuk perpindahan giginya, terutama ketika di awal mesin dinyalakan, lebih halus Castrol, tapi jika dibandingkan dengan Enduro, maka ia lebih baik. Akan tetapi, apabila mesin sudah cukup lama dipanaskan sekitar 15 menit itu sudah lancar terus.

Kedua adalah dari segi tarikan atau akselerasi. Pada Castrol, ia mempunyai karakter tarikan halus, kemudian nafasnya menjadi lebih panjang dibandingkan kita menggunakan oli 10W – 30, terutama untuk tarikan atasnya itu sangat-sangat halus sekali, nafasnya panjang banget. Untuk Pertamina Endure itu karakter tarikannya mirip MPX 1, agak kasar gitu. Ya, untuk performa dari oli ini dirasa cukup buruk, walaupun tingkat kekentalannya satu tingkat lebih kental dibanding MPX 1. Kemudian, kalau Shell ini tarikannya halus ya, walaupun ga sehalus Shell. Akan tetapi, perbedaannya terletak pada tarikan atasnya, di mana ketika beranjak pada gigi 4 sampai 6 Castrol tarikannya agak kosong dan agak hilang tenaganya, justru Shell AX7 ini tarikannya mantap. Ya, bisa dibilang stabil dan linier lah antara ganti gigi dengan tarikannya. Kemudian, perbandingan kedua, apabila Castrol dibawa riding semisal 2 jam, itu tarikannya berubah dari yang tadinya halus menjadi kasar. Sementara kalau Shell, meskipun diajak riding jauh, itu feel-nya tetep sama, ga ada perbedaan yang sesuai.

Ketiga, dari segi getaran. Castrol itu cukup halus dalam meredam getaran. Sementara itu, kalau Pertamina Enduro 4T yaitu getarannya sangat terasa. Pada kecepatan 60 itu mulai terasa kaki kesemutan. Dan pada Shell, getarannya tidak sehalus Castrol, tapi cukup lebih baik ya di Pertamina 4T

Aspek keempat ada pada ketahanan oli atau performa maksimalnya. Jadi, kalau di Castrol Power One itu kurang lebih sampai 1500 km. Jadi, kalau sudah melebihi 1500 km itu feel-nya sudah mulai terasa beda, sudah tidak maksimal, baik dari segi tarikan, getaran lebih berasa. Sementara itu, kalau Pertamina 4T itu di bawah Castrol, yak pada jarak 1000 km, perjalanan itu sudah turun performanya. Kalau Shell, ketahanannya lebih baik dibanding keduanya, di mana pada pemakaian 2000 km itu masih oke banget dan sama feel-nya ketika awal, ga jauh beda.

Baiklah, itulah empat aspek yang kita bandingkan dari ketiga oli tadi. Untuk Pertamina 4T, langsung saya kesampingkan karena ia sangat jauh dibanding Shell maupun Castrol. Kemudian, sementara antara Castrol dan Shell ini kecocokan penggunaanya berbeda, Castrol Power One menurut saya lebih cocok untuk harian. Maksudnya, untuk jarak tempuh per hari yang tidak terlalu jauh mungkin dari rumah ke kantor, yang riding-nya ga terlalu lama. Sementara untuk Shell lebih cocok untuk riding yang cukup jauh, mungkin bisa dibilang touring. Karena ketahanannya memang paling baik, tapi jika Shell ini dibawa harian kurang terasa banget ya performanya, karena di awal pemakaian itu perpindahan gigi agak kurang halus. Beda dengan Castrol yang halus.

Oke, sekian dulu review dari ketiga oli ini. Kalian bisa membeli dan menggunakan ketiga oli di atas sesuai kegunaan dan preferensi kalian ya.

Baca juga di sini https://review.bukalapak.com/amp/auto/shell-dan-5-rekomendasi-oli-motor-terbaik-36838

Sumber gambar: duckduckgo.com

Tags:
Warning: Invalid argument supplied for foreach() in /home/berp5361/public_html/wp-content/themes/lustrous/single.php on line 26

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *