Home Finance Kemudahan Membayar Pajak dengan Electronic Billing Pajak

Kemudahan Membayar Pajak dengan Electronic Billing Pajak

by Erin Nuzulia
billing pajak 2

Di era modern ini pemerintah sudah banyak memberikan banyak kemudahan untuk masyarakatnya. Salah satu adalah fasilitas pembayaran pajak secara online. seiring dengan kemajuan teknologi, direktorat jendral pajak (DJP) memfasilitasi para wajib pajak membayar pajaknya melalui Electronic Billing Pajak atau E-Billing pajak. Untuk melakukan traksaksi e-billing ini, pembayar pajak membuat kode billing pajak atau ID billing terlebih dahulu. Sistem ini secara resmi digunakan pemerintah pada bulan Januari 2016. Berikut beberapa manfaat pengadaan e-billing pajak :

billing pajak 1

  • Karena dilakukan melalui elektronik, pembayar pajak bisa membayarnya di mana pun dan kapan pun
  • Menghindari kesalahan transaksi pembayaran pajak
  • Data transaksi pembayar pajak dapat disimpan secara otomatis oleh DJP sehingga mengurangi kehilangan data akibat kelalaian petugas.

Nah, jika kamu masih awam mengenai pembayaran pajak secara online, berikut prosedur yang bisa kamu lakukan :

Kemudahan Membayar Pajak dengan Electronic Billing Pajak

billing pajak 2

  1. Membuat Kode Billing Pajak

Langkah awal sebelum membayar pajak adalah dengan membuat kode billing pajak atau ID billing pajak yang bisa dilakukan melalui :

  • Aplikasi online pajak yang sudah terdaftar di DPJ. Sesuai dengan keputusan Nomor : KEP-72/PJ/2016 menyatakan bahwa online pajak adalah salah satu agen yang telah di sahkan oleh DJP dalam membuat ID Billing.
  • Situs resmi DPJ online yang dapat diakses di .
  • Beberapa teller bank yang telah disetujui oleh DPJ di antaranya adalah Mandiri, BNI, BRI BCA dan citilin Selain itu, pembayaran pajak juga bisa dilakukan di kantor Pos.
  • Layanan internet banking untuk beberapa bank yang telah ditentukan.
  • Layanan billing yang difasilitasi oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).
  1. Pembayaran Pajak secara Online

Pembayaran pajak online ini bisa dilakukan melalui ATM, Internet banking, agen branchless banking, online pajak dengan fitur banyak pajak online ( untuk nasabah CIMB Niaga dan BNI), teller bank yang bekerja sama dengan kantor Pos dan melalui mobile banking untuk nasalah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran pajak. Bagi pembayar pajak yang memiliki perusahaan, berikut cara bayar pajak online perusahaan:

  • Daftarkan terlebih dahulu perusahaan melalu Kemudian lengkapi data mengenai profi perusahaan termasuk Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Setelah itu, pembayar pajak bisa menggunakan sistem e-billing melalui ASP OnlinePajak.
  • Kemudian pembayar pajak bisa membuat ID billing di Cara membuat ID billing ini bisa menggunakan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang terdapat di OnlinePajak dan tidak perlu menggunakan SPT jika hanya memanfaatkan e -billing dan e-filling saja. Perlu diperhatikan, bahwa ID billing hanya berlaku selama 7 hari. Jika pembayaran dilakukan melewati batas 7 hari, maka pembayar harus membuat ID billing kembali.

Setelah mendapatkan ID billing, pembayar pajak bisa melakukan hal di bawah ini :

  • Memasukkan ID billing ke ATM, internet banking, teller bank, ataupun melalui sms banking.
  • Setelah melakukan pembayaran, pembayar pajak akan mendapatkan Nomor Tanda Penerimaan Negara (NTPN). Kemudian masukkan NTPN ke laporan SPT saat pelaporan pembayaran pajak.

Menurut pasal 25, Bagi pembayar pajak baik pengusaha ataupun pribadi,  harus membayar pajak dengan hitungan di bawah ini :

  • Pajak penghasilan OPPT (Orang Pribadi Penghasilan Tertentu) = 0.75% x omset bulanan. Wajib pajak OPPT ini untuk pelaku usaha barang atau jasa yang menjual barang secara grosir di satu tempat atau lebih.
  • Pajak penghasilan OPST (Orang Pribadi Selain Penghasilan Tertentu) = Penghasilan Kena Pajak (PKP) x tarif PPh 17 ayat 1 huruf a UU PPh (12 bulan) dimana tarifnya adalah 5% untuk penghasilan sampai 50 juta, 15% untuk penghasilan 50-250 juta dan 30% untuk penghasilan di atas 500 juta.

Dengan informasi di atas, tidak ada alasan bagi kita lagi untuk tidak bayar pajak ya, karena dengan pembayan pajak online, kamu bisa melakukan pembayaran kapan pun dan di mana pun.

 

 

 

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More